Detail Berita

Informasi lengkap seputar berita dan kegiatan Prodi IAT

Wali Ramadhani: Dosen Prodi IAT Implementasikan Buku Tafsir Ekologi dalam Workshop Eko-Teologi Qur’an bagi Siswa Aliyah di Aceh Tamiang

Administrator
29 October 2025
13 views
3 menit baca
Bagikan:
Wali Ramadhani: Dosen Prodi IAT Implementasikan Buku Tafsir Ekologi dalam Workshop Eko-Teologi Qur’an bagi Siswa Aliyah di Aceh Tamiang

Wali Ramadhani: Dosen Prodi IAT Implementasikan Buku Tafsir Ekologi dalam Workshop Eko-Teologi Qur’an bagi Siswa Aliyah di Aceh Tamiang

Aceh Tamiang, 29 Oktober 2025 — Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan terus dikembangkan melalui pendekatan nilai-nilai Al-Qur’an. Salah satunya diwujudkan melalui Workshop Eko-Teologi Qur’an: Menumbuhkan Kesadaran Ramah Lingkungan bagi Siswa Aliyah di Aceh Tamiang yang menghadirkan Wali Ramadhani, M.A., dosen Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Langsa, sebagai pemateri.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (HMJ IAT) FUAD IAIN Langsa pada 29 Oktober 2025 tersebut menjadi ruang diseminasi dan implementasi gagasan akademik Wali Ramadhani dalam bidang tafsir ekologi kepada masyarakat, khususnya kalangan pelajar.

Dalam kegiatan ini, materi eko-teologi Qur’an yang disampaikan Wali Ramadhani mengacu pada gagasan dan kajian yang dikembangkannya dalam buku Tafsir Ekologi. Buku tersebut mengkaji pesan-pesan Al-Qur’an yang berkaitan dengan hubungan manusia dan alam serta tanggung jawab manusia dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Melalui workshop tersebut, kajian yang sebelumnya dikembangkan dalam bentuk karya ilmiah dan buku kemudian diimplementasikan dalam bentuk edukasi dan diseminasi kepada masyarakat. Wali Ramadhani menerjemahkan gagasan tafsir ekologi ke dalam materi yang lebih kontekstual dan mudah dipahami oleh siswa, sehingga nilai-nilai Al-Qur’an dapat dihubungkan dengan persoalan lingkungan yang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam penyampaian materinya, Wali Ramadhani menjelaskan bahwa Al-Qur’an memberikan landasan etis dan spiritual bagi manusia dalam memperlakukan alam. Konsep manusia sebagai khalifah di bumi, amanah dalam menjaga kehidupan, keseimbangan (mīzān), serta larangan melakukan kerusakan (fasād) menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran ekologis berbasis Al-Qur’an.

Menurut Wali Ramadhani, persoalan lingkungan tidak cukup dipahami hanya sebagai persoalan sains dan sosial. Krisis ekologis juga membutuhkan penguatan dimensi moral dan spiritual agar manusia tidak hanya mengetahui pentingnya menjaga lingkungan, tetapi juga memiliki kesadaran untuk mengubah perilakunya.

Pendidikan ekologis berbasis Al-Qur’an, lanjutnya, penting diberikan kepada generasi muda karena mereka merupakan bagian penting dari keberlanjutan kehidupan di masa mendatang. Pemahaman keagamaan yang dikaitkan dengan persoalan lingkungan diharapkan dapat membentuk karakter yang peduli, bertanggung jawab, dan memiliki kesadaran untuk menjaga keseimbangan alam.

Workshop ini menunjukkan bahwa buku Tafsir Ekologi tidak hanya menjadi produk akademik, tetapi juga diimplementasikan dan didiseminasikan dalam kehidupan masyarakat. Gagasan yang dikembangkan melalui kajian tafsir kemudian ditransformasikan menjadi materi edukasi dalam kegiatan pengabdian dan pembelajaran masyarakat.

Implementasi tersebut sekaligus memperlihatkan kontribusi bidang Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir dalam merespons persoalan kontemporer. Persoalan kerusakan lingkungan, pencemaran, dan krisis ekologis dapat didekati melalui perspektif Qur’ani sehingga menghasilkan pemahaman yang mengintegrasikan dimensi keagamaan, etika, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan tidak hanya memahami pesan Al-Qur’an tentang lingkungan, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, seperti menjaga kebersihan, mengurangi perilaku yang merusak lingkungan, menggunakan sumber daya secara bijak, dan membangun kepedulian terhadap keberlanjutan alam.

Dengan demikian, Workshop Eko-Teologi Qur’an menjadi salah satu bentuk nyata hilirisasi dan implementasi karya akademik Wali Ramadhani, M.A. dalam bidang tafsir ekologi. Melalui kegiatan tersebut, gagasan yang dikembangkan dalam buku Tafsir Ekologi dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam membangun kesadaran ekologis generasi muda berbasis nilai-nilai Al-Qur’an.

Berita Terkait

Lihat Semua →
Tidak ada berita terkait.