JAKARTA — Delegasi Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT), Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa, menghadiri seminar internasional bertajuk “Ancient Qur’anic Manuscripts in the History of the Qur’an (Learning from the Mashhad Razavi Manuscript)” yang diselenggarakan pada Sabtu, 24 Oktober 2026, di Jakarta, Indonesia.
Delegasi Prodi IAT IAIN Langsa terdiri atas tiga akademisi, yaitu Prof. Dr. Zulkarnaini, M.A., Guru Besar bidang Tafsir; Dr. Muhammad Amin, M.A., Associate Professor bidang Ilmu Tafsir; dan Wali Ramadhani, M.A., Ketua Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir FUAD IAIN Langsa.
Seminar internasional ini mengangkat kajian manuskrip kuno Al-Qur’an dengan memberikan perhatian khusus pada Mashhad Razavi Manuscript. Tema tersebut menempatkan manuskrip sebagai sumber penting dalam menelusuri sejarah Al-Qur’an, khususnya berkaitan dengan tradisi penulisan, penyalinan, transmisi, dan pelestarian mushaf dari masa ke masa.
Kajian terhadap manuskrip kuno memiliki signifikansi penting dalam pengembangan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir. Melalui pendekatan historis dan filologis, manuskrip dapat ditelaah untuk memahami karakteristik naskah, tradisi penyalinan, serta konteks historis yang melatarbelakangi keberadaan dan pelestariannya. Dalam konteks tersebut, Mashhad Razavi Manuscript menjadi objek pembelajaran yang relevan bagi pengembangan penelitian sejarah Al-Qur’an dan studi manuskrip Islam.
Kehadiran delegasi Prodi IAT IAIN Langsa dalam forum internasional ini menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan akademik, mengikuti perkembangan penelitian manuskrip Al-Qur’an, serta memperkaya perspektif metodologis dalam studi Al-Qur’an dan tafsir. Partisipasi tersebut juga mencerminkan keterlibatan akademisi IAIN Langsa dalam forum ilmiah yang membahas perkembangan kajian Al-Qur’an pada tingkat internasional.
Bagi Prodi IAT FUAD IAIN Langsa, kajian manuskrip merupakan salah satu bidang yang dapat memperkuat pengembangan penelitian Al-Qur’an secara interdisipliner, dengan menghubungkan ilmu tafsir, sejarah Al-Qur’an, dan filologi. Wawasan yang diperoleh dari kegiatan semacam ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pembelajaran, penelitian, serta pengembangan keilmuan di lingkungan program studi.
Selain memperkaya khazanah keilmuan, keikutsertaan dalam seminar internasional juga membuka peluang untuk memperluas jejaring akademik dan membangun kolaborasi penelitian dengan para sarjana yang memiliki perhatian terhadap manuskrip kuno Al-Qur’an. Hal ini sejalan dengan komitmen Prodi IAT IAIN Langsa untuk terus meningkatkan mutu tridarma perguruan tinggi dan mengembangkan kajian Al-Qur’an dan tafsir yang mendalam, kritis, serta relevan dengan perkembangan penelitian kontemporer.
Melalui partisipasi ini, Prodi IAT FUAD IAIN Langsa berharap dapat terus berkontribusi dalam pengembangan studi Al-Qur’an dan tafsir, sekaligus memperkuat eksistensi akademisi IAIN Langsa dalam jaringan keilmuan Islam di tingkat internasional.



