Langsa — Program Studi Ilmu al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Langsa sukses menyelenggarakan kegiatan Kuliah Tamu Internasional pada Sabtu, 09 Mei 2026 di Aula Lt. 1 FUAD IAIN Langsa. Kegiatan ini mengangkat tema “Historisitas Sanad Al-Qur’an di Nusantara” dan dihadiri oleh dosen, mahasiswa, serta pemerhati studi Al-Qur’an.
Kuliah tamu internasional tersebut menghadirkan narasumber dari Malaysia, Ustad Abid Muaffan bin Taufiq, penulis dan peneliti sanad Qiraat al-Qur’an Asia Tenggara sekaligus pengajar di Ma’had Tahfiz dan Kemukjizatan al-Qur’an (MKTQ) Perak, Malaysia.
Dalam pemaparannya, Ustad Abid Muaffan menjelaskan sejarah perkembangan sanad Al-Qur’an di kawasan Nusantara, jaringan transmisi qiraat para ulama Melayu-Nusantara, serta urgensi menjaga kesinambungan sanad dalam pembelajaran Al-Qur’an di era modern. Ia menekankan bahwa sanad merupakan bagian penting dalam menjaga autentisitas bacaan dan keilmuan Al-Qur’an.
“Kekuatan tradisi Al-Qur’an di Nusantara tidak terlepas dari kesinambungan sanad yang dijaga oleh para ulama dari generasi ke generasi,” ungkapnya dalam sesi penyampaian materi.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Langsa, Dr. Mawardi, M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan akademik bertaraf internasional tersebut sebagai bagian dari penguatan budaya akademik dan internasionalisasi kampus.
Beliau juga berharap kegiatan seperti ini dapat memperluas wawasan mahasiswa dalam memahami tradisi keilmuan Islam, khususnya dalam bidang kajian Al-Qur’an dan Tafsir.
Antusiasme peserta terlihat tinggi selama kegiatan berlangsung. Sesi diskusi dan tanya jawab berjalan aktif dengan berbagai pertanyaan terkait sanad qiraat, sejarah ulama Al-Qur’an Nusantara, hingga tantangan menjaga tradisi sanad di tengah perkembangan teknologi dan digitalisasi pembelajaran.
Pada akhir kegiatan, narasumber juga memberikan hadiah istimewa kepada Prodi Ilmu al-Qur’an dan Tafsir FUAD IAIN Langsa berupa silsilah sanad Al-Qur’an Nusantara yang telah ditahqiq oleh Dr. KH. Ahsin Sakho Muhammad dan Prof. Dr. KH. Said Agil Husin Al Munawwar. Pemberian tersebut menjadi simbol penguatan hubungan akademik sekaligus bentuk kontribusi ilmiah dalam pelestarian tradisi sanad Al-Qur’an di Nusantara.
Ketua Program Studi Ilmu al-Qur’an dan Tafsir FUAD IAIN Langsa menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen prodi dalam menghadirkan forum ilmiah yang berkualitas serta memperkuat jejaring akademik internasional.
Melalui kegiatan ini, Prodi IAT FUAD IAIN Langsa diharapkan terus menjadi ruang pengembangan kajian Al-Qur’an yang progresif, kolaboratif, dan mampu memperkenalkan khazanah intelektual Islam Nusantara ke tingkat global.