Langsa, 15 Oktober 2025 — Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Langsa kembali menyelenggarakan kuliah umum dengan menghadirkan narasumber pakar tafsir nasional, Prof. Dr. Drs. Damanhuri Basyir, M.Ag, dosen UIN Ar-Raniry Banda Aceh.
- Kegiatan yang berlangsung di Ruang RKT SBSN IAIN Langsa ini mengusung tema “Tafsir al-Qur’an Tematik dan Tantangan Modernitas”, sebagai upaya memperkuat visi keilmuan Prodi IAT dalam menghadapi perkembangan kajian tafsir di era kontemporer. Kuliah umum dibuka dengan sambutan oleh Dr. Mawardi, M.Si, Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah IAIN Langsa. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas inisiatif Prodi IAT yang terus menghadirkan kegiatan akademik berorientasi pada penguatan kompetensi mahasisw“Kajian tematik al-Qur’an sangat penting untuk menjawab problematika modernitas yang kompleks. Mahasiswa IAT perlu membekali diri dengan pendekatan tafsir yang adaptif dan ilmiah,” ujar Dr. Mawardi. Acara dipandu oleh Wali Ramadhani, M.A, Ketua Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir IAIN Langsa, yang juga bertindak sebagai moderator.
Dalam sesi kuliah umum, Prof. Damanhuri Basyir menjelaskan bahwa tafsir tematik (maudhū‘ī) merupakan metode tafsir yang relevan untuk menjawab persoalan sosial-keagamaan masa kini, dengan tetap berpijak pada prinsip-prinsip keilmuan klasik al-Qur’an. “Modernitas membawa tantangan baru terhadap pemahaman keagamaan.
Oleh karena itu, pendekatan tematik menjadi jembatan antara teks wahyu dan realitas sosial,” jelasnya. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa Prodi IAT dan mendapatkan antusiasme tinggi. Para peserta juga memperoleh E-sertifikat, snack premium, serta souvenir eksklusif bagi 50 peserta pertama. Dalam penutup kegiatan, Wali Ramadhani, M.A menyampaikan bahwa kuliah umum ini menjadi bagian dari implementasi visi Prodi IAT untuk mengembangkan keilmuan tafsir yang kontekstual dan aplikatif.
“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan ruang-ruang dialog akademik yang mempertemukan teori tafsir klasik dengan tantangan zaman modern. Harapannya, mahasiswa IAT tidak hanya memahami teks al-Qur’an secara tekstual, tetapi juga mampu menafsirkannya dalam konteks sosial masyarakat,” tutur Wali Ramadhani.
Melalui kegiatan ini, Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir FUAD IAIN Langsa menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi Qur’ani yang mampu berpikir kritis, kontekstual, dan berkontribusi dalam menjawab tantangan zaman.